PEMATANGSIANTAR – Di sela-sela penyambutan para jawara olimpiade internasional, sosok Paul Yohannes Damanik mencuri perhatian. Pelajar dari SD Kalam Kudus 2 ini disambut hangat oleh Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi SH MKn, atas keberhasilannya meraih Juara III (Medali) Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang matematika di Jakarta, Kamis (08/01/2026).
Paul Damanik menjadi salah satu simbol kebangkitan prestasi pendidikan Pematangsiantar di tingkat nasional. Keberhasilannya menembus ketatnya persaingan OSN yang diikuti oleh ribuan talenta terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia menjadikannya aset berharga bagi kota berjuluk Kota Toleransi ini.
Wali Kota Wesly Silalahi secara khusus memberikan apresiasi atas ketekunan Paul Damanik. Menurutnya, prestasi di OSN bukanlah perkara mudah karena memerlukan proses seleksi yang sangat berjenjang dan kompetitif.
“Kita sangat bangga dengan Paul Damanik. Meraih juara di OSN Nasional adalah bukti bahwa pelajar kita memiliki kualitas yang sejajar, bahkan melampaui pelajar dari kota-kota besar lainnya di Indonesia. Paul telah menunjukkan marwah pelajar Siantar yang gigih dan cerdas,” ujar Wesly saat menerima kunjungan Paul dan para peraih medali internasional lainnya di ruang kerja wali kota.
Kehadiran Paul Damanik juga mendapat sorotan dari putri kedua Wali Kota, Olivia Nur Octora Silalahi, yang merupakan dosen di Manchester University, Inggris. Sebagai ilmuwan pemegang hak paten deteksi kanker, Olivia mengaku salut dengan ketajaman berpikir Paul di bidang matematika.
“Matematika adalah ibu dari semua ilmu pengetahuan. Apa yang dicapai dek Paul Damanik ini luar biasa. Tetap rendah hati dan terus asah kemampuannya, karena dunia butuh anak-anak muda cerdas seperti kalian,” pesan Olivia menyemangati Paul.
Sekda Kota Pematangsiantar sekaligus Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi, menegaskan bahwa prestasi Paul Damanik akan menjadi barometer bagi pengembangan bakat siswa lainnya di Siantar.
“Prestasi Paul Damanik ini adalah motivasi nyata bagi teman-temannya. Pemerintah kota berkomitmen untuk terus mendukung ekosistem pendidikan yang mampu melahirkan juara-juara baru seperti Paul,” tegas Junaedi.
Pertemuan tersebut ditutup dengan penyerahan bingkisan apresiasi dari Wali Kota sebagai bentuk “uang pembinaan” dan rasa syukur atas dedikasi Paul Damanik dalam mengharumkan nama sekolah dan Kota Pematangsiantar di kancah nasional. (*)





