SIMALUNGUN – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Yayasan DS Cikoko Sondi Raya, Kabupaten Simalungun, secara resmi telah memperoleh Sertifikat Halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam menjamin standar keamanan dan kualitas pangan bagi penerima manfaat program prioritas pemerintah tersebut.
Penyerahan sertifikat halal dilakukan oleh Pendamping Halal Reguler, M. Adil Saragih, kepada Kepala SPPG Yayasan DS Cikoko Sondi Raya, Sandya Jagad, pada Jumat (9/1/2026).
Sertifikasi ini bukan sekadar label, melainkan bukti otentik bahwa seluruh rantai operasional di dapur SPPG Yayasan DS Cikoko telah melalui audit ketat. Hal ini mencakup prosedur pengadaan bahan baku, teknik penyimpanan, proses pengolahan, hingga sistem distribusi dan penyajian makanan yang memenuhi kriteria Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH).
Kepala SPPG Yayasan DS Cikoko, Sandya Jagad, menegaskan bahwa sertifikasi ini adalah bentuk komitmen nyata dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Simalungun.
“Dengan diperolehnya sertifikat halal ini, kami ingin memastikan bahwa makanan yang kami sajikan tidak hanya tinggi gizi dan aman secara medis, tetapi juga memenuhi aspek syariat (halal) sehingga layak dikonsumsi oleh seluruh lapisan masyarakat penerima manfaat,” ujar Sandya Jagad dalam keterangan resminya, Sabtu (10/1/2026).
Langkah Yayasan DS Cikoko ini dinilai sangat strategis. Di tengah masifnya pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara nasional, aspek kehalalan dan kebersihan (higiene) menjadi poin krusial yang dipantau oleh pemerintah pusat dan masyarakat luas.
Pencapaian sertifikat halal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan orang tua siswa dan masyarakat terhadap kualitas makanan yang diproduksi, memperkuat standar operasional dapur agar sejalan dengan regulasi nasional dan menjadi percontohan bagi SPPG atau Dapur MBG lainnya di wilayah Sumatera Utara dalam hal kepatuhan sertifikasi produk.
Kedepannya, SPPG Yayasan DS Cikoko Sondi Raya berjanji akan terus melakukan perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan dapur. Fokus utama tetap pada penerapan standar higiene sanitasi yang ketat serta pengawasan mutu makanan yang konsisten demi pelayanan yang optimal.
“Keberhasilan ini adalah awal. Kami akan terus berkomitmen mendukung program pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan dan gizi masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” tutup Sandya. (ArD)





