SARIBUDOLOK, Jurnalismewarga.id – Guna membangun pemahaman keuangan yang kuat sejak dini, PT BPR Buana Agribisnis sukses menyelenggarakan kegiatan edukasi dan literasi keuangan bagi siswa-siswi SMA Swasta CR Duynhoven Saribudolok pada Selasa (14/07/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula sekolah tersebut mengusung tema “Cerdas Mengelola Keuangan, Masa Depan Gemilang”. Acara ini menghadirkan Direktur Utama BPR Buana Agribisnis, Riski Liando Saragih, sebagai pemateri utama dan diikuti dengan antusias oleh ratusan siswa kelas 10 mulai pukul 10.00 hingga 11.30 WIB.
Dalam pemaparannya, Riski Liando Saragih menekankan bahwa esensi literasi keuangan jauh lebih luas daripada sekadar aktivitas menabung, melainkan tentang bagaimana mengambil keputusan finansial yang bijak.
“Keuangan yang cerdas dimulai dari keputusan kecil hari ini. Kalau dari bangku SMA sudah paham membedakan antara kebutuhan dan keinginan, sepuluh tahun ke depan hidup kalian akan jauh lebih tenang. Jangan kerja untuk uang, tapi buat uang yang kerja untukmu,” ujar Riski di hadapan para siswa.
Materi edukasi yang disampaikan dikemas secara interaktif dan mencakup empat poin utama yang krusial bagi generasi muda:
Dasar Manajemen Keuangan Pribadi: Pengenalan metode pengalokasian anggaran (aturan 50/30/20) serta pentingnya disiplin mencatat pengeluaran harian.
Pengenalan Produk Perbankan BPR: Edukasi mengenai fungsi dan manfaat instrumen perbankan formal, seperti Tabungan, Deposito, dan Kredit Produktif.
Waspada Penipuan & Investasi Bodong: Pembekalan mengenai ciri-ciri investasi ilegal serta cara memastikan legalitas lembaga keuangan melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Perencanaan Masa Depan: Pemahaman mengenai urgensi dana darurat, konsep bunga majemuk, dan teknik penetapan tujuan keuangan jangka panjang.
Selain penyampaian materi, jalannya acara juga diisi dengan sesi diskusi interaktif, tanya jawab, serta pembagian doorprize bagi para siswa yang aktif berpartisipasi.

Kepala Sekolah SMA Swasta CR Duynhoven Saribudolok, Juantri Munthe, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif BPR Buana Agribisnis. Ia berharap program sinergis seperti ini dapat terus berkesinambungan.
“Kami berharap kerja sama dengan BPR Buana Agribisnis dapat terus berlanjut. Ini merupakan bekal yang sangat berharga bagi para siswa agar mereka memiliki kesiapan dan ketahanan dalam menghadapi tantangan ekonomi di masa depan,” kata Juantri.
Sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendorong inklusi keuangan secara masif, kegiatan ini tidak berhenti pada pemaparan teori. BPR Buana Agribisnis langsung memfasilitasi pembukaan rekening Tabungan Junior bagi para pelajar.
Tercatat sebanyak 170 siswa jenjang SMA dan 540 siswa jenjang SD secara resmi membuka rekening tabungan tersebut. Program inklusi ini menjadi wujud pelayanan nyata perbankan dalam menghadirkan solusi investasi yang aman, legal, dan mudah dijangkau oleh sektor pelajar di daerah.(ArD)






