PEMATANGSIANTAR – Sebagai bentuk solidaritas dan tindak lanjut atas arahan pemerintah pusat, Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar resmi menyalurkan Bantuan Keuangan Khusus sebesar Rp25 miliar kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bener Meriah, Provinsi Aceh. Bantuan ini dialokasikan khusus untuk percepatan pemulihan pasca-bencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada akhir tahun lalu.
Kehadiran rombongan Pemkab Bener Meriah yang dipimpin langsung oleh Bupati Ir. H. Tagore Abu Bakar disambut hangat oleh Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, SH, M.Kn, didampingi Ketua TP PKK Ny. Liswati Wesly Silalahi di Rumah Dinas Wali Kota, Jalan M.H. Sitorus, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat, Kamis (11/6/2026).
Dalam sambutannya, Wali Kota Wesly Silalahi menjelaskan bahwa pengalokasian bantuan keuangan ini memedomani Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor: 900.1.3/1084/SJ tertanggal 2 Maret 2026. Surat edaran tersebut mengatur tentang Penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD) TA 2026 dalam APBD untuk daerah terdampak bencana maupun dukungan antardaerah di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Berdasarkan regulasi tersebut, Pemko Pematangsiantar memanfaatkan tambahan TKD yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah untuk memberikan bantuan keuangan kepada kabupaten yang langsung terdampak bencana. Kami berharap bantuan sebesar Rp25 miliar ini dapat mempercepat proses pemulihan infrastruktur dan fasilitas umum yang rusak di Bener Meriah,” ujar Wesly.
Sementara itu, Bupati Bener Meriah Tagore Abu Bakar menyampaikan rasa haru dan terima kasih yang mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran Pemko dan masyarakat Pematangsiantar. Ia menceritakan kembali betapa dahsyatnya dampak bencana banjir yang terjadi pada November 2025 silam, di mana ratusan jembatan hanyut, jalan hancur, hingga menelan korban jiwa.
“Terima kasih kami dari hati yang paling dalam kepada Pemko Pematangsiantar. Bantuan ini sangat berarti dan akan kami gunakan sepenuhnya untuk membangun kembali jembatan yang hanyut, sarana air bersih, serta akses jalan warga yang sempat terputus. Saya akan mengawasi secara ketat agar tidak ada penyimpangan sedikit pun dalam penyaluran bantuan ini,” tegas Tagore berkomitmen.
Bupati yang juga merupakan alumni Universitas Sumatera Utara (USU) ini menambahkan bahwa dukungan moril dan materil dari Kota Pematangsiantar menjadi obat pelipur lara bagi masyarakat Bener Meriah yang hingga kini masih berjuang memulihkan daerah pasca-bencana.
Acara inti kunjungan kerja ini ditandai dengan penandatanganan dokumen administrasi penyerahan Bantuan Keuangan Khusus oleh Bupati Bener Meriah yang disaksikan langsung oleh Wali Kota Wesly Silalahi.
Sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama dan tali persaudaraan antardaerah, kedua kepala daerah saling bertukar cenderamata khas wilayah masing-masing. Secara khusus, Pemkab Bener Meriah juga menyerahkan 1 unit mesin kopi khas tanah Gayo kepada Pemko Pematangsiantar.
Turut hadir menyaksikan momentum penting tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Pematangsiantar Junaedi Antonius Sitanggang, SSTP, M.Si; para asisten; staf ahli; pimpinan OPD di lingkungan Pemko Pematangsiantar; serta kedua putri Wali Kota, Sarah Silalahi dan Olivia Silalahi. (*)






