PEMATANGSIANTAR – Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar terus tancap gas mewujudkan visi Siantar Cerdas. Salah satu langkah nyatanya adalah dengan menghadirkan Program Bimbingan Belajar (Bimbel) Tambahan bagi siswa-siswi SD dan SMP Negeri.
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn, yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi, meninjau langsung pelaksanaan program ini di SMP Negeri 5 Pematangsiantar, Senin (26/01/2026). Program ini merupakan kolaborasi apik antara Pemko, Forum Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (TJLSP), dan CSR Bank Sumut.
Kolaborasi Profesional Bersama Ganesha Operation
Sekda Junaedi menjelaskan bahwa program ini tidak main-main. Pemko menggandeng lembaga profesional Ganesha Operation (GO) untuk memberikan pendampingan belajar intensif kepada para siswa.
“Bimbel ini menggunakan konsep Revolusi Belajar 3B dari GO yang menyeimbangkan otak kanan dan kiri. Tujuannya agar belajar jadi menyenangkan dan materi lebih mudah dimengerti,” ujar Junaedi.
Fokus mata pelajaran dalam bimbel ini meliputi Matematika, Bahasa Inggris, IPA, dan Bahasa Indonesia. Untuk jenjang SMP, jadwal bimbel dilaksanakan setiap Senin dan Selasa, sementara jenjang SD pada Rabu dan Kamis.
Target: Fondasi Kuat hingga Berpikir Kritis (HOTS)
Program yang sudah berjalan selama tiga minggu ini memiliki target spesifik untuk tiap jenjang pendidikan:
-
Jenjang SD: Memperkuat literasi dan numerasi serta membantu transisi pola pikir bermain ke pola pikir logis.
-
Jenjang SMP: Mengembangkan kemampuan berpikir kritis (Critical Thinking) dan penyelesaian masalah tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills – HOTS).
“Bimbel ini hadir sebagai solusi relevan. Siswa tidak hanya sekadar diberi jawaban PR, tapi diajak memahami materi melalui metode Mind Mapping, Gamifikasi, hingga Story Telling,” tambah Sekda.
Monitoring Digital Lewat Sistem EPB
Keseriusan Pemko juga terlihat dari sistem evaluasi yang digunakan. Perkembangan belajar siswa dipantau menggunakan Sistem Informasi Akademik terkomputerisasi berupa Evaluasi Prestasi Belajar (EPB). Dengan begitu, orang tua dan sekolah bisa melihat progres hasil belajar secara objektif.
Selain di SMPN 5, peninjauan serupa juga dilakukan untuk memantau program di SDN 125543 Jalan Farel Pasaribu. Dengan adanya bimbel gratis berkualitas ini, diharapkan standar pendidikan di Pematangsiantar semakin meningkat dan mampu bersaing di tingkat nasional.
Turut hadir dalam peninjauan tersebut jajaran Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar. (*)





