SIMALUNGUN – Ketangguhan personel Polsek Bosar Maligas dalam menjaga “pintu masuk” Kabupaten Simalungun kembali teruji. Di bawah komando langsung Kanit Reskrim IPDA Roy Jansen O. Sunggu, S.H., tim Opsnal berhasil meringkus seorang pengedar narkotika lintas kabupaten berinisial HS (31) di kawasan strategis Ujung Padang, Sabtu (7/2/2026).
Wilayah Ujung Padang merupakan jalur vital lintas Sumatera yang menghubungkan Simalungun dengan wilayah Kisaran dan Medan. Menyadari posisi rawan tersebut, IPDA Roy Sunggu tidak memberikan ruang sedikit pun bagi para perusak bangsa untuk melintas.
“Kami tidak akan membiarkan Simalungun kemasukan barang haram. Jalur ini adalah pintu utama, dan kewaspadaan kami di sini adalah harga mati demi melindungi masyarakat dari jeratan narkoba,” tegas IPDA Roy Sunggu.
Operasi ini bermula saat IPDA Roy menerima informasi akurat mengenai seringnya transaksi sabu di Nagori Bangun Sordang. Tanpa membuang waktu, Kanit Reskrim ini langsung memimpin anggotanya melakukan pengintaian di titik-titik rawan.
“Begitu data lapangan matang, saya perintahkan tim untuk bergerak cepat. Di wilayah perbatasan seperti ini, hitungan detik sangat berharga agar target tidak lolos kembali ke luar daerah,” jelas Roy Sunggu.
Sekitar pukul 16.30 WIB, ketajaman insting IPDA Roy Sunggu terbukti. Ia menghentikan seorang pengendara Honda CB 150 yang menunjukkan gelagat mencurigakan. Benar saja, saat digeledah, ditemukan paket sabu seberat 1,15 gram di saku celana tersangka.
Hasil interogasi awal yang dilakukan IPDA Roy mengungkap bahwa barang haram tersebut dipasok dari seorang bandar di Kota Kisaran berinisial W. Tersangka HS mengaku sengaja membawa sabu tersebut masuk ke Simalungun untuk diedarkan.
“Tersangka mengakui barang ini dari Kisaran. Kami sudah mengidentifikasi jalurnya. Ini peringatan bagi siapa pun: jangan coba-coba memasok narkoba ke Simalungun lewat Bosar Maligas, karena tim kami bersiaga 24 jam,” tegas IPDA Roy Sunggu.
Kapolsek Bosar Maligas, IPTU Sonni G. Silalahi, S.H., memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan Kanit Reskrim dan jajarannya. Respons cepat dan kepemimpinan IPDA Roy di lapangan dinilai menjadi kunci sukses dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan.
Saat ini tersangka dan barang bukti telah dilimpahkan ke Sat Narkoba Polres Simalungun. Namun, IPDA Roy Sunggu memastikan pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan pemetaan di jalur-jalur tikus perbatasan.(*)






