SILOU KAHEAN – Pengurus Kecamatan Parsadaan Purba Pakpak Boru Panogolan (P3BP) Silou Kahean resmi dibentuk dan dilantik dalam sebuah prosesi adat Simalungun yang berlangsung meriah dan khidmat.
Acara adat Pattappei Sihilap bagi pengurus tingkat kecamatan hingga nagori ini digelar di kediaman Penasihat P3BP Kecamatan Silou Kahean, Drs. Johalim Purba, yang berlokasi di Nagori Damakitang, Kecamatan Silou Kahean, Kabupaten Simalungun, Sabtu (12/9/2026).
Ratusan keluarga besar P3BP se-Kecamatan Silou Kahean tampak memadati lokasi acara untuk menyaksikan pengukuhan tersebut.
Rangkaian kegiatan diawali dengan tradisi Maranggir, yaitu ritual adat masyarakat etnis Simalungun berupa pembersihan dan penyucian diri menggunakan air yang dicampur jeruk purut (anggir) serta wewangian alami.
Usai ritual Maranggir, acara sakral dibuka resmi dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Parsadaan Purba Pakpak Boru Panogolan.
Puncak acara ditandai dengan prosesi Pattappei Sihilap kepada Julfikar Purba yang resmi dilantik sebagai Ketua P3BP Kecamatan Silou Kahean, Jonni Purba,S,Kom(Sekretaris) dan Jonriaman Purba(Bendahara) oleh Pengurus DPC P3BP Kabupaten Simalungun. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan jajaran pengurus dari 16 nagori di wilayah Kecamatan Silou Kahean.
Ketua P3BP Se-Indonesia, Jauliman Purba (yang akrab disapa JePe), didampingi Wakil Ketua Edmon Purba, S.H., M.H., dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap pengurus baru dapat mempererat tali silaturahmi serta menjaga kekompakan organisasi.
“Selamat kepada segenap pengurus yang baru dilantik. Semoga kehadiran P3BP di Silou Kahean semakin mempererat kebersamaan, kompak, dan marhidorat, sesuai dengan semangat yel-yel kita: Kompak, Bergerak Bersama, Marhidorat!” tegas JePe.
Senada dengan itu, Ketua DPC P3BP Kabupaten Simalungun, Dameanto Purba, mengapresiasi terbentuknya PAC P3BP Silou Kahean dan berharap organisasi ini dapat menjadi pelopor pelestarian nilai-nilai budaya lokal.
“Selamat kepada ketua, sekretaris, bendahara, serta seluruh pengurus dari tingkat kecamatan hingga nagori. Semoga P3BP Silou Kahean mampu menjadi garda terdepan dalam memajukan seni dan budaya Simalungun, khususnya di wilayah Silou Kahean,” ujar Dameanto.
Sementara itu, Penasihat P3BP Kecamatan Silou Kahean, Drs. Johalim Purba, menegaskan bahwa P3BP bukanlah wadah atau tempat untuk berpolitik. Ia mengajak seluruh organisasi marga yang ada di Kecamatan Silou Kahean untuk menjadikan wadah ini sebagai tempat membenahi dan melestarikan adat Simalungun.
Menurut Johalim, keberadaan berbagai organisasi marga di Silou Kahean bukan untuk ajang bersaing, melainkan sebagai tempat saling bertukar pikiran demi kemajuan adat istiadat Simalungun agar menjadi lebih baik.
“Harap uhur, ijon ma hita patorsahon adat Simalungun (Besar harapan kita, di sinilah tempat kita membenahi dan mempersehat adat Simalungun),” ujar Johalim di hadapan seluruh elemen organisasi marga yang hadir.
Setelah rangkaian acara sakral dan pelantikan usai, suasana semakin semarak dengan penampilan panggung hiburan yang diisi oleh artis Simalungun, Intan Purba dan Jupentus Purba. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian lucky draw yang disambut antusias oleh para tamu undangan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua P3BP Se-Indonesia Jauliman Purba (JePe), Wakil Ketua P3BP Se-Indonesia Edmon Purba, S.H., M.H., Direktur Hukum Bakamla RI Brigjen TNI Fenny Akwan Saragih, SH.,MH., Bupati Simalungun yang diwakili Kepala Dinas Kominfo Simalungun Akmal Siregar, Anggota DPRD Simalungun Julham Afandi Saragih, Kadis Tarukim Simalungun Jamahaen Purba, Lembaga Cendekiawan Simalungun Japaten Purba, Plt. Camat Silou Kahean Johansen Damanik, S.H., Kapolsek Silou Kahean AKP Edy Syahputra, Danramil 19/SK Kapten Ismar Nasution, dan Kepala Puskesmas Nagori Dolog dr. Sukadosriana Purba.
Selain itu, tampak hadir pula para Pangulu se-Kecamatan Silou Kahean, Pengurus DPC P3BP Tebing Tinggi, DPC P3BP Medan, DPC P3BP Pematangsiantar, TDBP(Tuppuan Damanik Boru Panogolan) Silou Kahean, Rungguan Purba Tambak, Tumpuan Sipayung, Tumpuan Simataraja, Purba Tambak Huta Bayu, serta perwakilan elemen Marga Silima. (ArD)






