Jurnalisme Warga
Senin, 19 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Trending
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Sehat
  • Selebritis
  • Wisata
  • Olahraga
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Trending
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Sehat
  • Selebritis
  • Wisata
  • Olahraga
No Result
View All Result
Jurnalisme Warga
No Result
View All Result
  • jmsi
  • News
  • Trending
  • Peristiwa
  • Regional
  • Nasional
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Sehat
  • Selebritis
  • Wisata
  • Olahraga
ADVERTISEMENT
Home News Nasional
Tuan Rondahaim Saragih, Penerima Bintang Jasa Utama RI Layak Ditetapkan Sebagai Pahlawan Nasional

Tuan Rondahaim Saragih, Penerima Bintang Jasa Utama RI Layak Ditetapkan Sebagai Pahlawan Nasional

by Jurnalismewarga.id
4 Juni 2025 | 21:02 WIB
in Nasional
A A
ADVERTISEMENT
Bagikan ke FBBagikan ke WABagikan ke TelegramBagikan ke Twitter

Oleh: YOGA DUWARTO

Surat Terbuka Untuk Presiden Prabowo Subianto :

Yang Terhormat, Bapak Presiden Prabowo Subianto
Tuan Rondahaim Saragih, yang bergelar Raja Raya Namabajan, adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah perjuangan rakyat Simalungun melawan kolonialisme Belanda pada abad ke-19. Lahir pada tahun 1828 di Simandamei, Sinondang, Pamatang Raya, dan berasal dari keluarga bangsawan Partuanan Raya.

Meski masa kecilnya penuh tantangan karena ibunya adalah seorang selir, pendidikan yang diterimanya di Kerajaan Padang di bawah Raja Padang, Tengku Muhammad Nurdin, membentuknya menjadi sosok pemimpin yang cerdas dan berwawasan luas.

Pada tahun 1876, ia resmi diangkat sebagai Raja Raya ke-14 Partuanan Raya, sebuah kerajaan adat yang memiliki pengaruh besar di wilayah Simalungun, Sumatera Utara.

Dalam kepemimpinannya, Tuan Rondahaim menunjukkan kemampuan luar biasa dalam mempersatukan berbagai kerajaan kecil di Simalungun seperti Siantar, Bandar, Sidamanik, Tanah Jawa, Pane, Raya, Purba, Silimakuta, dan Dolok Silou, untuk bersama-sama menentang penjajahan Belanda.

Pemerintah kolonial Belanda menjulukinya “Napoleon der Bataks” atau Napoleon-nya orang Batak, sebagai bentuk penghormatan atas keberanian, kecerdikan strategi militer, dan ketangguhan luar biasa yang ditunjukkan dalam mempertahankan wilayahnya.
Ia membentuk pasukan gabungan yang dipimpin oleh Panglima Besar Torangin Damanik, yang secara efektif melakukan serangkaian perlawanan militer terorganisir. Salah satu keberhasilan monumental adalah serangan dan penghancuran markas serta tangsi militer Belanda di Serbelawan, yang menjadi simbol kegigihan dan semangat juang rakyat Simalungun.

Perlawanan yang dipimpin Tuan Rondahaim berlangsung sengit dan heroik, terutama dalam pertempuran besar di Dolok Merawan pada 21 Oktober 1887 dan di Bandar Padang pada 12 Oktober 1889.

Selama masa pemerintahannya, Partuanan Raya tercatat sebagai satu-satunya kerajaan di Simalungun yang tidak pernah berhasil ditaklukkan oleh Belanda, sebuah pencapaian luar biasa di tengah dominasi kolonial yang meluas di Sumatera Timur.

Perlawanan terbuka baru mereda setelah serangan ke Bajalinggei pada Februari 1888, dan kondisi kesehatan Tuan Rondahaim yang memburuk hingga wafat pada Juli 1891. Setelah kepergiannya, perlawanan mulai melemah dan pada tahun 1901, wilayah Partuanan Raya akhirnya jatuh ke tangan Belanda di bawah pimpinan putranya, Tuan Sumayan Saragih. Partuanan Raya menjadi daerah taklukan Belanda setelah ditandatanganinya surat pernyataan takluk pada tahun 1896, 1902 dan terakhir _Korte Verklaring_ 1907.

Yang Terhormat, Bapak Presiden Prabowo Subianto,
Penetapan Tuan Rondahaim Saragih sebagai Pahlawan Nasional 2025 merupakan suatu kebutuhan yang sangat mendesak dan strategis.

Pertama, beliau adalah satu-satunya tokoh dari etnik Simalungun yang memiliki peran nyata dan besar dalam perjuangan melawan kolonialisme Belanda, sementara etnik lain di Sumatera Utara sudah memiliki pahlawan nasional, salah satunya Sisingamangaraja XII.

Pengakuan resmi ini akan mengisi kekosongan sejarah, dan memberikan penghormatan yang layak bagi masyarakat Simalungun yang selama ini tidak terwakili dalam narasi perjuangan kemerdekaan nasional.

Kedua, perjuangan Tuan Rondahaim tidak hanya berbentuk perlawanan militer, tetapi juga diplomasi dan persatuan politik, dan berhasil menunda aneksasi Belanda selama bertahun-tahun. Ia sangat memahami taktik “pecah belah” _(divide et impera)_ yang diterapkan Belanda untuk melemahkan kerajaan-kerajaan di Simalungun, dan dengan gigih melakukan mobilisasi serta membangun jejaring dengan raja-raja lain demi persatuan melawan penjajah.

Kepemimpinan Tuan Rondahaim Saragih yang strategis, visioner, dan inklusif menjadi contoh teladan yang sangat relevan bagi bangsa Indonesia saat ini.

Ketiga, pengakuan resmi sebagai pahlawan nasional akan memperkuat identitas dan kebanggaan masyarakat Simalungun, sekaligus menginspirasi generasi muda untuk mengenal dan meneruskan nilai-nilai perjuangan, persatuan, dan keberanian. Penetapan Tuan Rondahaim sebagai Pahlawan Nasional akan menjadi simbol penghargaan atas kontribusi mereka dalam sejarah kemerdekaan Indonesia.

Keempat, sebelumnya, apresiasi negara terhadap jasa besar Tuan Rondahaim, Tokoh Nasional Asal Simalungun, melalui Bintang Jasa Utama oleh Presiden BJ Habibie, 1999. Namun, dengan status pahlawan nasional, kisah keberanian dan kepemimpinan Tuan Rondahaim dapat dikenal secara menyeluruh di seluruh Indonesia, memperkaya khazanah sejarah perjuangan bangsa dan memperkuat semangat anti-kolonialisme yang menjadi fondasi kemerdekaan.

Lebih jauh, penetapan Tuan Rondahaim sebagai pahlawan nasional juga mengingatkan kita bahwa perlawanan dan perjuangan melawan penjajahan bukan hanya monopoli tokoh-tokoh besar di pusat, melainkan juga berasal dari daerah-daerah yang memiliki kekuatan politik dan sosial signifikan.

Melalui strategi perang terbuka dan gerilya, serta kemampuannya mempersatukan raja-raja kecil, Tuan Rondahaim membuktikan bahwa kekuatan kolektif dan persatuan adalah kunci keberhasilan melawan kekuatan asing. Oleh karena itu, pengakuan terhadap dirinya sebagai pahlawan nasional juga merupakan penghormatan atas peran penting daerah-daerah dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Yang Terhormat, Bapak Presiden Prabowo Subianto:
Dengan segala fakta sejarah, jasa besar, dan makna simbolis yang melekat pada sosok Tuan Rondahaim Saragih, penetapan sebagai Pahlawan Nasional adalah langkah strategis dan pesan moral yang sangat tepat.
Penghargaan ini tidak hanya akan memperbaiki ketimpangan sejarah dan memperkuat semangat kebangsaan, tetapi juga menginspirasi generasi muda untuk terus mengenang dan meneruskan perjuangan para pahlawan daerah yang telah berjuang demi kemerdekaan bangsa.
Tuan Rondahaim Saragih bukan sekadar pahlawan lokal, melainkan pahlawan bangsa yang layak dihormati dan dikenang oleh seluruh rakyat Indonesia.

Melalui hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto, penetapan gelar Pahlawan Nasional Tuan Rondahaim Saragih, bangsa Indonesia dapat semakin menguatkan jati diri dan semangat persatuan yang menjadi fondasi kemerdekaan dan kedaulatan negara, serta memberikan penghormatan yang selayaknya kepada para pahlawan pejuang kemerdekaan dari seluruh penjuru tanah air.
Salam Bhinneka Tunggal Ika.(***)

(Yoga Duwarto, Pemerhati Sejarah Kebangsaan, Kalimantan Barat)

Tags: NASIOBALPRABOWO SUBIANTOPRESIDENSimalungunTUAN RONDAHAIM SARAGIH
Share28SendShareTweet18

Baca Juga

Bertemu Jokowi di Solo, Tokoh Muda Sumut Lamhot Saragih Dorong Kemandirian Pangan dan Rencana Kunjungan ke Simalungun
Nasional

Bertemu Jokowi di Solo, Tokoh Muda Sumut Lamhot Saragih Dorong Kemandirian Pangan dan Rencana Kunjungan ke Simalungun

by Jurnalismewarga.id
13 Agustus 2026 | 13:56 WIB

SOLO — Tokoh muda Sumatera Utara (Sumut), Lamhot Rotuah Saragih, ST, melakukan pertemuan khusus dengan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko...

Read more
Sowani Jokowi di Solo, Keturunan Raja Purba Desak Keberlanjutan Tol Sumatera Hingga Parapat
Nasional

Sowani Jokowi di Solo, Keturunan Raja Purba Desak Keberlanjutan Tol Sumatera Hingga Parapat

by Jurnalismewarga.id
13 Agustus 2026 | 13:19 WIB

SOLO — Keturunan Raja Purba dari Simalungun, Gomak Purba, melakukan kunjungan silaturahmi menghadap Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, di...

Read more
Presiden Prabowo Cabut Izin PT TILS, Perjuangan Erwinsen Purba Tambak di Simalungun Berbuah Manis!
Nasional

Presiden Prabowo Cabut Izin PT TILS, Perjuangan Erwinsen Purba Tambak di Simalungun Berbuah Manis!

by Jurnalismewarga.id
20 Januari 2026 | 21:44 WIB

JAKARTA – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menunjukkan taringnya dalam menjaga kelestarian hutan Indonesia. Melalui Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan...

Read more
Dukung Program Nasional, Dapur MBG Yayasan DS Cikoko Sondi Raya Simalungun Resmi Kantongi Sertifikat Halal
Nasional

Dukung Program Nasional, Dapur MBG Yayasan DS Cikoko Sondi Raya Simalungun Resmi Kantongi Sertifikat Halal

by Jurnalismewarga.id
10 Januari 2026 | 09:55 WIB

SIMALUNGUN – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Yayasan DS Cikoko Sondi Raya, Kabupaten Simalungun,...

Read more

Berita Terbaru

Peristiwa

Police Goes To School, Kapolsek Silou Kahean AKP Edy Syahputra Edukasi Siswa tentang Disiplin, Bahaya Narkoba hingga Bullying

19 Oktober 2026 | 10:57 WIB
Peristiwa

Kadis PUTR Simalungun Sebut Jalan Rusak Damakkitang–Nagori Tani Jadi Prioritas 2027, Arifin Damanik: Jangan Sekadar Janji!

18 Oktober 2026 | 15:59 WIB
Peristiwa

Kapolres Simalungun Rangkul 160 Insan Pers, Perkuat Sinergi Wujudkan Polri Humanis

16 Oktober 2026 | 19:20 WIB
Peristiwa

LPM SULUH Layangkan Surat Keberatan Informasi Publik kepada PLN UID Sumut, Desak Transparansi dan Keterbukaan Data

12 Oktober 2026 | 16:41 WIB
Peristiwa

Jalan Rusak Silou Kahean, Samrin Girsang Dorong Kolaborasi Anggaran hingga Pemerintah Pusat

12 Oktober 2026 | 10:41 WIB
Trending

Pemkab Simalungun Lantik 45 Pejabat, Frits Ueki dan Rinton Isi Jabatan Strategis

7 Oktober 2026 | 09:27 WIB
Peristiwa

Polsek Silou Kahean Sampaikan Ucapan HUT ke-81 TNI ke Koramil 19/Silou Kahean

5 Oktober 2026 | 14:04 WIB
Regional

Kapolsek Silou Kahean Hadiri Maulid Nabi di Nagori Silou Paribuan, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat

5 Oktober 2026 | 10:38 WIB
Regional

Wali Kota Wesly Terima Silaturahmi BSI, Dorong Penguatan Ekonomi Syariah dan UMKM

2 Oktober 2026 | 14:17 WIB
Regional

Wali Kota Pematangsiantar Dorong HIPMI Perkuat UMKM dan Cetak Pengusaha Muda

2 Oktober 2026 | 14:12 WIB
Regional

Kapolres Pematangsiantar Silaturahmi ke Balai Kota, Perkuat Sinergi dengan Pemko

2 Oktober 2026 | 14:10 WIB
Regional

Komisi A DPRD Sumut Kunker ke Pematangsiantar, Bahas Penguatan Program P4GN

2 Oktober 2026 | 14:07 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2021-2024 Jurnalismewarga.id

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Trending
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Sehat
  • Selebritis
  • Wisata
  • Olahraga

© 2021-2024 Jurnalismewarga.id

rotasi barak berita hari ini danau toba