SIMALUNGUN – Aksi joget sejumlah tenaga kesehatan (nakes) di Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara, yang mendadak viral di media sosial menuai kecaman publik. Menanggapi kegaduhan tersebut, Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih angkat bicara dan menyayangkan tindakan para petugas medis tersebut.
Sikap tegas itu disampaikan Bupati usai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Simalungun, Senin (15/9/2026). Dalam sesi doorstop bersama insan pers, Anton menegaskan bahwa perilaku yang ditunjukkan para nakes dalam video tersebut sama sekali tidak mencerminkan sikap seorang pelayan publik.
“Tidak etislah dan tidak baik. Sebagai pelayan masyarakat, kita harus santun,” ujar Bupati Simalungun saat memberikan keterangan di Gedung DPRD Simalungun.
Bupati juga memastikan bahwa penanganan kasus ini sudah diserahkan kepada pihak berwenang di lingkungan Pemkab Simalungun agar ada evaluasi dan penegakan disiplin.
“Masalah ini sudah ditangani oleh pihak Inspektorat,” tegasnya singkat.
Di tempat terpisah, Inspektur Kabupaten Simalungun, Rinton Damanik, membenarkan perihal kejadian viral yang melibatkan para nakes di Kecamatan Tanah Jawa tersebut. Ia memastikan pihaknya langsung mengambil tindakan tegas dengan menjadwalkan pemanggilan pihak-pihak terkait.
“Minggu ini akan kita panggil, termasuk Kepala Puskesmas Tanah Jawa untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” kata Rinton saat dikonfirmasi wartawan.
Hingga berita ini diterbitkan, video joget nakes tersebut masih terus menuai beragam tanggapan dari netizen yang menyesalkan kurangnya sensitivitas para tenaga kesehatan saat menjalankan tugas layanan publik.(ArD)






