SIMALUNGUN— Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun, dr. Debora Haloho, turun langsung meninjau Puskesmas Sinasih pasca-insiden kericuhan yang sempat terjadi di fasilitas kesehatan tersebut pada Senin (10/8/2026).
Langkah peninjauan lapangan ini dilakukan untuk memastikan kondisi pelayanan kesehatan sekaligus meluruskan kabar yang beredar di tengah masyarakat mengenai ketersediaan obat penanganan darurat.
Dari hasil klarifikasi bersama pihak puskesmas dan keluarga pasien, Dinas Kesehatan memastikan bahwa stok obat untuk penanganan kejang pada anak sebenarnya tersedia di Puskesmas Sinasih. Kesepahaman antara kedua belah pihak kini telah tercapai secara kondusif.
dr. Debora menegaskan bahwa obat-obatan medis tertentu memang memiliki regulasi penyimpanan khusus demi faktor keamanan.
Meski demikian, dalam kondisi kegawatdaruratan, aksesibilitas bagi petugas medis yang berwenang harus tetap terjamin.
“Fokus kami sekarang adalah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme penyimpanan dan prosedur akses obat emergency. Tujuannya agar dalam situasi darurat, pelayanan medis dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan optimal,” ujar dr. Debora saat dikonfirmasi melalui jaringan WA, Rabu (12/8).
Guna mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang, pihak Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat untuk senantiasa melakukan klarifikasi terlebih dahulu sebelum menyebarkan informasi terkait pelayanan kesehatan agar tidak memicu keresahan umum.
Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun menegaskan komitmennya untuk terus memprioritaskan keselamatan pasien, meningkatkan mutu pelayanan medis, serta menjamin perlindungan dan keamanan bagi seluruh tenaga kesehatan di fasilitas layanan kesehatan se-Kabupaten Simalungun. (ArD)






